Security Information and Event Management (SIEM)

SIEM adalah singkatan dari Security Information and Event Management. Ini adalah pendekatan terintegrasi untuk mengelola dan menganalisis informasi keamanan dari berbagai sumber dalam jaringan IT. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan visibilitas yang lebih besar terhadap kejadian keamanan. Serta membantu organisasi mendeteksi dan merespons ancaman keamanan dengan lebih efektif.

Sistem SIEM mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai log keamanan dan sumber lainnya di seluruh jaringan. Termasuk perangkat keras, perangkat lunak, dan aktivitas pengguna. Sistem ini membantu dalam mendeteksi kejadian yang mencurigakan atau ancaman keamanan potensial. SIEM juga dapat memberikan kemampuan pelaporan yang kuat. Memungkinkan organisasi untuk memahami tren keamanan, melacak aktivitas pengguna, dan menilai efektivitas langkah-langkah keamanan yang ada.

Penggunaan SIEM tidak hanya terbatas pada deteksi ancaman, tetapi juga mencakup manajemen kejadian keamanan, manajemen risiko, kepatuhan, dan respons keamanan. Dengan integrasi SIEM, organisasi dapat memperkuat pertahanan keamanan mereka dan merespons cepat terhadap insiden keamanan.

SIEM dan Artikel Kamsib

Ketika kita melakukan pencarian dengan kata kunci “siem” di web Kamsib, setidaknya akan ada 6 artikel yang muncul. Dua di antaranya berjudul Memantau Ruang Siber dengan Teknologi Terdepan dan Microsoft Meluncurkan Program Bootcamp Ready 4 Security. Jika kita lihat, kedua artikel ini berhubungan dengan blue team. Karena memang benar, SIEM merupakan bagian yang tak terelakkan dari Blue Team.

Hasil Pencarian “siem” di Kamsib.ID

Contoh Penggunaan

Contoh penggunaan SIEM mencakup berbagai aspek keamanan informasi. Berikut adalah beberapa contoh dan kegunaan SIEM:

  1. Deteksi Ancaman:
    • SIEM dapat mendeteksi kegiatan yang mencurigakan atau tidak biasa di dalam jaringan, seperti percobaan login yang gagal, perubahan konfigurasi yang tidak diotorisasi, atau aktivitas aneh dari akun pengguna.
    • Mengidentifikasi serangan malware atau serangan phishing dengan menganalisis pola trafik atau perilaku file yang mencurigakan.
  2. Respons Cepat terhadap Insiden:
    • SIEM membantu organisasi merespons cepat terhadap insiden keamanan dengan memberikan peringatan dini dan memberikan informasi yang diperlukan untuk mengisolasi dan merespons serangan.
    • Otomatisasi tindakan respons keamanan, seperti memblokir alamat IP yang mencurigakan atau menonaktifkan akun yang terkena dampak.
  3. Manajemen Risiko:
    • Menganalisis tren dan pola keamanan dari waktu ke waktu untuk membantu organisasi memahami tingkat risiko mereka.
    • Melakukan evaluasi risiko berdasarkan informasi dari berbagai sumber, seperti log keamanan, kepatuhan, dan ancaman keamanan terkini.
  4. Pematuhan Keamanan dan Kepatuhan Regulasi:
    • SIEM dapat membantu organisasi mematuhi peraturan keamanan dan regulasi industri dengan memonitor dan melaporkan kegiatan yang relevan.
    • Menyediakan laporan otomatis untuk kepatuhan dengan standar keamanan seperti HIPAA, GDPR, atau standar industri lainnya.
  5. Audit dan Analisis:
    • SIEM menyimpan log dan informasi keamanan untuk keperluan audit dan analisis forensik.
    • Memfasilitasi penyelidikan keamanan dengan menyediakan data terstruktur yang dapat diambil untuk menganalisis penyebab insiden keamanan.
  6. Integrasi dengan Teknologi Keamanan Lainnya:
    • Terintegrasi dengan solusi keamanan lainnya seperti antivirus, firewall, atau sistem deteksi intrusi untuk memberikan visibilitas menyeluruh terhadap keamanan jaringan.
    • Menggunakan threat intelligence untuk meningkatkan kemampuan deteksi dan respons.
  7. Monitoring Aktivitas Pengguna:
    • SIEM dapat melacak dan menganalisis aktivitas pengguna untuk mendeteksi perilaku yang mencurigakan atau tindakan tidak biasa yang dapat mengarah pada pelanggaran keamanan.

Penggunaan SIEM yang efektif dapat membantu organisasi meningkatkan keamanan informasi, mengurangi risiko keamanan, dan mempercepat respons terhadap insiden keamanan.

Contoh Produk

Ada berbagai produk SIEM yang tersedia di pasar, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan keamanan informasi organisasi. Beberapa contoh produk SIEM termasuk:

  1. Splunk:
    • Splunk adalah platform SIEM yang kuat yang menyediakan analisis dan visualisasi data keamanan dari berbagai sumber. Ini tidak hanya digunakan untuk deteksi ancaman tetapi juga untuk analisis operasional dan manajemen kejadian.
  2. IBM QRadar:
    • QRadar dari IBM adalah solusi SIEM yang menyatukan informasi dari log, aliran, dan kejadian keamanan untuk memberikan visibilitas yang luas dan mendalam ke dalam keamanan jaringan.
  3. LogRhythm:
    • LogRhythm menyediakan platform SIEM yang melibatkan analisis perilaku untuk mendeteksi ancaman dan memberikan laporan keamanan yang terperinci.
  4. ArcSight (Micro Focus):
    • ArcSight, yang sekarang dimiliki oleh Micro Focus, adalah platform SIEM yang menyediakan analisis keamanan, deteksi ancaman real-time, dan manajemen insiden.
  5. Elastic Security:
    • Elastic Security menggunakan teknologi open-source Elasticsearch untuk menyediakan SIEM yang tangguh dengan kemampuan analisis dan deteksi ancaman yang canggih.
  6. SolarWinds Security Event Manager (SEM):
    • SolarWinds SEM adalah solusi SIEM yang dirancang untuk membantu organisasi memonitor, mendeteksi, dan merespons ancaman keamanan dengan efisien.
  7. AlienVault (AT&T Cybersecurity):
    • AlienVault, yang sekarang menjadi bagian dari AT&T Cybersecurity, menyediakan platform SIEM yang mencakup deteksi ancaman, manajemen log, dan otomatisasi respons keamanan.
  8. Cisco SecureX:
    • Cisco SecureX adalah platform keamanan terintegrasi yang mencakup SIEM, analisis keamanan, dan otomatisasi respons untuk membantu organisasi meningkatkan keamanan jaringan mereka.
  9. Graylog:
    • Graylog adalah solusi SIEM open-source yang memberikan kemampuan pengumpulan dan analisis log, serta visualisasi data keamanan.
  10. Symantec (Broadcom) Security Information Manager:
    • Solusi dari Symantec (sekarang dimiliki oleh Broadcom) menyediakan SIEM dengan kemampuan deteksi ancaman dan manajemen kejadian.
Gambar Dashboard Splunk (diambil dari www.splunk.com)

Harap dicatat bahwa pasar SIEM terus berkembang, dan organisasi dapat memilih produk berdasarkan kebutuhan khusus mereka, seperti skala, integrasi dengan teknologi lainnya, dan kemampuan analisis yang diinginkan.

Leave a Reply