Aku, Kamu, dan Kriptografi

Kriptografi merupakan studi dan praktik komunikasi yang aman. Kriptografi juga disebut sebagai ilmu dan seni mengamankan komunikasi dengan menggunakan teknik-teknik matematika dan algoritma. Tujuan utama praktik ini adalah melindungi informasi agar tidak dapat diakses, dimengerti, atau dimodifikasi oleh pihak yang tidak berwenang.

Referensi

An Introduction to Classical and Modern Cryptography
Rajkumar Banoth & Rekha Regar
DOI:10.1007/978-3-031-32959-3_1

Secara umum, kriptografi melibatkan penggunaan metode-metode untuk mengubah teks atau data asli (plaintext) menjadi bentuk yang tidak dapat dimengerti (ciphertext). Pengubahan dilakukan dengan menggunakan algoritma kriptografi dan kunci enkripsi. Proses ini disebut enkripsi. Ciphertext kemudian dapat dikirimkan melalui saluran komunikasi yang tidak aman, dan hanya penerima yang memiliki kunci dekripsi yang tepat yang dapat mengembalikan pesan ke bentuk aslinya melalui proses dekripsi.

Kriptografi juga melibatkan aspek keamanan lainnya, seperti autentikasi (memastikan identitas pengirim dan penerima), integritas (memastikan bahwa pesan tidak dimodifikasi secara tidak sah selama pengiriman), dan non-repudiasi (mencegah pengirim untuk menyangkal pengiriman pesan tersebut).

Buku Applied Cryptography yang sangat disarankan Kamsib untuk dibaca.

Praktik ini digunakan dalam berbagai aplikasi dan sistem keamanan, termasuk komunikasi online, pembayaran elektronik, pengamanan data sensitif, sertifikat digital, dan banyak lagi. Perkembangan kriptografi terus berlanjut untuk menghadapi tantangan keamanan yang muncul seiring dengan kemajuan teknologi.

Contoh Penerapan Kriptografi

Telah disebutkan bahwa kriptografi banyak digunakan dalam berbagai aplikasi dan sistem. Berikut beberapa contoh penerapan dalam kehidupan sehari-hari dan dunia teknologi. Bisa dikatakan bahwa contoh-contoh berikut sangat erat kaitannya dengan kita.

SSL/TLS

Protokol Secure Socket Layer (SSL) atau Transport Layer Security (TLS) digunakan untuk mengamankan komunikasi online, seperti transaksi perbankan, pembelian online, dan login ke situs web. Kriptografi dipakai untuk melindungi data yang dikirimkan antara pengguna dan server dengan menggunakan enkripsi simetris dan asimetris.

SSL pada situs kamsib.id

Gambar di atas merupakan cara termudah untuk mengetahui apakah sebuah situs sudah dilindungi dengan HTTPS/SSL atau belum. Kita tinggal klik ikon gembok yang ada di sebelah alamat situs. Kita juga bisa mengetahui detail dari modul kripto apa yang digunakan.

SHA-256 dan SHA-1 pada Kamsib

Seperti pada gambar di atas, situs kamsib.id menggunakan SHA-256 dan SHA-1. Secure Hashing Algorithm (SHA-256) merupakan bagian dari keluarga SHA-2. Fungsi hash SHA-2 adalah seperangkat fungsi hash yang dirancang oleh Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA) dan pertama kali diterbitkan pada tahun 2001. SHA-256 adalah fungsi hash yang menghasilkan nilai sepanjang 256 bit.

Sertifikat Digital

Kriptografi digunakan dalam pembuatan dan verifikasi sertifikat digital. Sertifikat digital adalah dokumen elektronik yang digunakan untuk membuktikan identitas entitas online, seperti situs web, aplikasi, atau individu. Kriptografi asimetris digunakan untuk menghasilkan tanda tangan digital yang memastikan integritas dan keaslian sertifikat.

Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) Kominfo

Contoh penerapan pada kehidupan adalah Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) oleh Direktorat Tata Kelola Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika. PSrE bertujuan untuk menyediakan jasa sertifikat elektronik dan tanda tangan digital yang efisien, praktis dan terpercaya bagi ekosistem digital di Indonesia.

Enkripsi Email

Kriptografi digunakan untuk melindungi privasi email dengan mengenkripsi konten email. Protokol seperti Pretty Good Privacy (PGP) dan S/MIME memungkinkan pengguna untuk mengirim dan menerima email yang dienkripsi, sehingga hanya penerima yang memiliki kunci dekripsi yang tepat yang dapat membaca isi pesan.

VPN (Virtual Private Network)

Kriptografi digunakan dalam VPN untuk menciptakan saluran komunikasi yang aman antara pengguna dan jaringan pribadi, terutama saat mengakses internet melalui koneksi publik. Enkripsi yang diterapkan pada VPN memastikan kerahasiaan data dan melindungi pengguna dari serangan atau penyadapan.

Blockchain

Kriptografi adalah komponen penting dalam teknologi blockchain. Blockchain menggunakan algoritma kriptografi untuk mengamankan transaksi dan menciptakan bukti matematis tentang integritas dan keaslian data yang disimpan di dalamnya. Contoh kriptografi yang digunakan dalam blockchain termasuk hash functions, digital signatures, dan kriptografi asimetris.

Password Hashing

Kriptografi digunakan dalam menyimpan password pengguna dengan aman. Alih-alih menyimpan password dalam bentuk teks biasa, password hashing menggunakan fungsi hash kriptografis untuk mengubah password menjadi nilai hash yang tidak dapat diubah kembali menjadi password asli. Ini membantu melindungi password dari akses tidak sah jika basis data yang menyimpannya diretas.

Cuplikan dari video yang diunggah oleh Ken Swartwout

Pada gambar di atas merupakan tampilan laman dari phpMyAdmin. Di sini kita melihat isi dari tabel ytlogin yang berisikan username dan password. Terlihat bahwa kolom “pass1” berisikan password yang terlihat seperti angka acak. Tapi sebenarnya itu merupakan kata yang sudah diubah menjadi nilai hash. Jadi semisal database tersebut bocor, hacker akan membutuhkan waktu untuk memperoleh nilai asli dari data tersebut.

Perangkat Penyimpanan Tersandi

Kriptografi dapat digunakan untuk mengenkripsi data pada perangkat penyimpanan, seperti hard disk, USB drive, atau kartu memori. Dengan mengenkripsi data, informasi tersebut tidak akan dapat diakses oleh pihak yang tidak berwenang jika perangkat hilang atau dicuri.

Cryptography vs Cryptocurrency

Cryptography dan crypto currency adalah dua konsep yang terkait namun memiliki perbedaan yang signifikan. Crypto currency adalah bentuk mata uang digital yang menggunakan kriptografi untuk mengamankan transaksi dan mengendalikan penciptaan unit baru. Contoh populer kriptokurensi adalah Bitcoin dan Ethereum.

Sobat Kamsib bisa membaca postingan berikut di Instagram untuk mengetahui tentang Bitcoin. Berbicara tentang Bitcoin, kita berbicara pula tentang Blockchain. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, blockchain menggunakan algoritma kriptografi untuk mengamankan transaksi yang ada.

Leave a Reply